Aku juga perempuan, Punyai impian, Anggun di balut perhiasan, Hidup bergemerlapan, Bak artis pujaan. Ku ingin bermadah puisi, Bersyair dan menyanyi, Lincah menari, Menghibur dan menyeri.
Namun, Aku bukan perempuan, yang GILA mengejar kemahsyuran, Di tempat persinggahan, Tiada berkekalan. Kuingin kemuliaan abadi, Kemahsyuran hakiki, Bukan yang tiada arti, Bukan yang dimurkai Ilahi,
Bukan di dunia ini, Tapi di Taman Syurgawi, Inginku kekal sebagai bidadari.
Perbedaan Ta’aruf dan Pacaran Islami♥Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ
Konsep Ta’aruf praNikah ada banyak. Begitu pula konsep Pacaran Islami. Begitu banyak kuantitas konsep-konsep itu, sehingga kita tak bisa secara eksak menyimpulkan perbedaan antara ta’aruf dan pacaran islami. Sekalipun demikian, kita dapat menganalisis perbedaan antara konsep seseorang dan konsep seseorang lainnya. Misalnya antara konsep saya mengenai pacaran islami (yang saya tuangkan di blog Pacaran Sehat ini) dan konsep seorang penulis mengenai taaruf (yang dia tuangkan di buku Taaruf, Keren..! Pacaran, Sorry Men!).
Sebetulnya ada banyak kesamaan antara konsep saya dan konsep dia. Diantaranya, sama-sama berusaha untuk tidak mendekati zina. Sungguhpun demikian, saya lihat ada beberapa perbedaan sebagai berikut.
1) Kapan dimulai? Taaruf (T): ketika kedua pihak sudah benar-benar siap untuk menikah. Pacaran Islami (PI): ketika kedua pihak sudah bertekad bulat untuk bersama-sama mempersiapkan pernikahan mereka.
2) Berapa lama? T: maksimal tiga bulan. PI: sampai tujuan tercapai, yaitu siap menikah.
3) Bagaimana kehalalan/kebenaran prosesnya? T: yakin “100% halal”, tanpa memperhitungkan kemungkinan bid’ah (atau penyimpangan dari Jalan Ilahi). PI: yakin bahwa yang 100% benar ialah Allah Sang Mahabenar, sehingga memohon supaya Dia senantiasa menunjukkan Jalan-Nya yang lurus.
4) Bagaimana metode komunikasinya? T: mengharuskan adanya perantara atau moderator, melarang komunikasi langsung antara kedua pihak. PI: menganjurkan adanya perantara atau “agen cinta” disamping membolehkan komunikasi langsung antara kedua pihak.
5) Bagaimana metode pemerolehan informasinya? T: mengharuskan bertanya tentang segala hal yang ingin diketahui tentang sang calon pasangan hidup. PI: menganjurkan untuk menjadi “pendengar yang baik” terhadap segala yang diungkapkan oleh sang calon pasangan hidup.
6) Apa kriteria kesuksesannya untuk berlanjut ke pernikahan? T: menetapkan kriteria-kriteria yang agak berat, sehingga cenderung sulit dipenuhi oleh orang awam, seperti “sudah menghapal dan memahami arti dari keseluruhan Al Quran surat Annisa” PI: menganjurkan pemenuhan sebagian besar kriteria-kriteria yang agak ringan, sehingga cenderung mudah dipenuhi oleh orang awam, seperti diuraikan dalam halaman Siap Menikah.
7) Bagaimana komunikasi dengan keluarga si dia? T: melarang calon istri untuk mendatangi keluarga calon suami, tetapi membolehkan calon suami untuk mendatangi keluarga calon istri. PI: membolehkan calon istri untuk mendatangi keluarga calon suami, disamping membolehkan calon suami untuk mendatangi keluarga calon istri.
8) Bagaimana memperkenalkan calon istri kepada keluarga calon suami? T: calon suami cukup membawa foto keluarga besar calon istri dan menceritakan secara lengkap tentang keadaan dan kondisi keluarga calon istri. PI: calon suami dan calon istri sebaiknya memfasilitasi terjalinnya hubungan silaturrahim antara keluarga kedua pihak dengan berbagai cara yang makruf, baik melalui media maupun tatapmuka langsung.
9) Bagaimana supaya lebih dikenal oleh si dia? T: mengharuskan adanya biodata yang disertai foto untuk disampaikan kepada si dia. PI: menganjurkan adanya interaksi dengan berbagai cara yang makruf, baik melalui media maupun tatapmuka langsung.
10) Bagaimana hubungan kedua pihak bila merasa tidak mantap untuk berlanjut ke proses berikutnya? T: kalau tidak mantap, ya di-cut (diputus) hubungannya. PI: kalau memang benar-benar tidak mantap, boleh putus hubungan asmara, tetapi sebaiknya tetap menjalin hubungan persahabatan dalam rangka memelihara tali silaturrahim
❤¸.•*¨*•♫♪ ۞ CINTAKU BUKAN CINTA BIASA ۞ ♪♫•*¨*•.¸¸❤
Kali ini kusadari, Aku telah jatuh cinta, Dari hatiku terdalam, Sungguh aku cinta padamu … Cintaku bukanlah cinta biasa, Jika kamu yang memiliki, Dan kamu yang temaniku seumur hidupku …
Terimalah pengakuanku, Percayalah kepadaku, Semua ini kulakukan, Karena kamu memang untukku … Cinta ku bukan cinta biasa, Jika kamu yang menemani, Dan kamu yang temaniku seumur hidupku, Terimalah, pengakuanku
Melihat syair lagu Afghan diatas saya agak merinding, ada kalimat “Cintaku bukanlah cinta biasa Jika kamu yang memiliki” ehmhh … betulkah cinta bisa mengubah dunia ketika dimiliki oleh seseorang yang istimewa, betulkah cinta bisa membuat dunia mengalami kiamat kubro ketika sang istimewa tadi pergi menghempaskan semua mimpi dan menenggelamkan harapan? dahsyat yah sesuatu yang bernama cinta itu :)
Iya, saya tak mampu memungkiri indahnya cinta ketika menyapa dan panahnya kena pas dijantung hati seseorang yang memang kita inginkan terhunus panah itu, dan Iya, tidak bisa saya pungkiri rasanya sangat perih seperti tersayat sayat berdarah ketika panah asmara itu tercabut… cinta adalah kekuatan yang mampu mengubah duri jadi mawar, mengubah cuka jadi anggur, mengubah malang jadi untung, mengubah sedih jadi riang, mengubah setan jadi nabi, mengubah iblis jadi malaikat, mengubah sakit jadi sehat, mengubah kikir jadi dermawan, mengubah kandang jadi taman, mengubah penjara jadi istana, mengubah amarah jadi ramah, mengubah musibah jadi muhibah,… dahsyat yah? he...he..he
Inilah ketika kita menggantungkan cinta kepada manusia, sehingga kita lupa bahwa kita telah menyembah cinta dengan agungnya dan menjadikannya berhala … nauzubillahimindzalik, semoga saya TIDAK termasuk pecinta yang ini, semoga saya hanya memiliki rasa ikhlas ketika suatu hari ia pergi…
Sekarang ketika saya mengaku mencintai ALLAH tapi bagaimana mungkin saya tulus mencintaiNYA ketika shalat ada bayangan kekasih saya, ah kurang ajar sekali saya telah menduakan cinta sang pemilik cinta :( bagaimana mungkin ALLAH mengabulkan doa seorang hamba yang menangis merintih dimalam hari namun siangnya ia sibuk mencintai selain ALLAH :(
Iya, cinta kita menjadi bukan cinta biasa ketika itu ditujukan ke ALLAH, boleh mencintai pacar yang hebat, kekasih yang cantik, istri yang luar biasa, suami yang kaya raya :) anak anak bahkan tapi dicukupkan kadarnya untuk TIDAK melebihi cinta kita kepada ALLAH :) kalau lebih berhala jadinya dong jadi yang benar adalah saling mencintailah karena ALLAH dan bangulah syurga sebelum syurga-Nya ALLAH jadi dapat syurga dunia dan akhirat syaratnya tidak menyakiti pasangan dan jangan mencintai berlebihan :)
Selamat menikmati nikmat ALLAH hari ini dan jangan lupa menjemput hidayah disetiap helaan napas yah :) untuk yang lagi sakit semoga cepet sembuh yah, untuk yang sedang patah hati, sudahlah cinta jangan jadikan berhala :)
Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ♥PANGERANKU♥Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ
Pangeranku.. Bagaimana kabarmu hari ini?? Mudah-mudahan kau baik-baik saja.. Akupun disini Alhamdulillah baik-baik saja
Pangeranku, entah kenapa hati ini tidak sabar menunggu saat itu Saat dimana Allah mempertemukan kita Saat Dimana kebahagiaan itu akan menyatukan kita Saat dimana kita berjuang bersama dalam gerakan dakwah ini Membangun generasi-generasi yang shaleh dan shalehah Yang siap membangkitkan islam kembali ke masa kejayaannya
Pangeranku, Sebenarnya aku sangat malu Malu bila diri ini tidak sebanding denganmu Malu bila diri ini tidak bisa mengimbangi keshalehanmu Tidak bisa menjadi pendamping yang seperti yang kau impikan dari dulu Aku malu pangeranku.. Tapi aku berjanji Aku akan berusaha memperbaiki diri Aku harus bisa menjaga diri Agar kelak nanti Aku bisa menjadi seseorang yang bisa kau banggakan Seseorang yang bisa membuatmu bahagia dan senang Seseorang yang sesuai dengan yang kau impikan
Pangeranku,, Akan aku jaga hati ini untuk tetap suci Agar kelak hanya namamu saja lah yang pernah singgah di hatiku Tidak akan aku buai hati ini dengan nama orang lain Tidak akan aku biarkan namamu menjadi nama ke 100 yang singgah di hati ini Aku akan berusaha untuk tetap mensucikan hati ini dari orang-orang yang belum halal bagiku
Pangeranku,, Aku akan menjaga pandangan ini Aku berjanji akan menundukkan pandanganku mulai saat ini Agar hanya kamulah yang akan aku pandang dengan segenap jiwaku Agar hanya dirimulah yang akan aku pandang dengan cinta yang menggebu Tidak akan aku biarkan laki-laki lain menikmati pandanganku ini Karena hanya kau yang berhak pangeranku Aku tidak mau pandangan cintaku ini menjadi tidak berarti di matamu Karena telah sering aku berikan pada orang lain
Pangeranku,, Tidak akan aku biarkan orang lain menerima surat cinta dariku Ataupun kata-kata cinta dariku Karena hanya dirimulah yang akan aku berikan kata-kata itu Aku tidak mau kata-kata itu menjadi tidak berarti pula bagimu Karena sering aku obral kata-kata itu pada orang-orang lain
Pangeranku,, Aku berjanji, hanya kaulah yang akan melihat mahkotaku Mahkota yang senantiasa aku jaga dan aku tutup dengan jilbabku Aku tidak mau mahkota ini dilihat orang lain Mahkota yang senantiasa aku rawat agar menjadi indah kelak dimatamu
Aku janji pangeranku Aku tidak akan membiarkan orang lain menikmatinya Aku ingin kau bangga padaku karena aku bisa menjaganya untukmu Aku tidak peduli kalau terkadang rasa panas ini menggangguku Karena aku yakin, rasa cintaku padamu dan rasa cintaku pada Yang Maha Pencipta Akan mengalahkan semua itu Karena kebahagiaanmu dan keRidhoan Allah lebih berarti bagiku
Pangeranku,, Mulai saat ini aku juga berjanji padamu Aku tidak akan membiarkan orang lain menyentuh tubuhku Aku sadar, bahwa diriku ini terlalu mahal untuk di obral Aku sadar, diri ini terlalu mulia untuk disentuh oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab Aku akan menjaga tubuhku ini agar berharga di matamu Agar hanya dirimulah yang kelak akan menyentuhnya Aku menyadari, kau pasti akan sedih Kalau tubuhku ini sudah banyak dinikmati orang lain
Tapi jangan khawatir pangeranku Aku senantisanya menjaganya dari dulu Karena semua ini hanya akan kuberikan padamu
Pangeranku,, Aku janji akan banyak belajar Belajar untuk lebih shaleh, lebih taat dan lebih pintar Belajar menjadi wanita yang terhormat dan terjaga kesuciannya Aku nggak mau kamu kecewa kelak ketika melihatku Aku akan memperbaiki akhlakku agar kelak seimbang dengan keshalehanmu Aku akan perbanyak amalku Aku tidak mau kelak berpisah denganmu di akhirat Karena amalku yang sedikit, tidak seimbang dengan amalanmu yang berlimpah Aku ingin menikmati setiap malam-malam yang mulia itu bersamamu Bersamamu menemui Allah Yang Maha Pencipta Bersyukur atas nikmat yang tidak pernah berhenti dilimpahkanNya pada kita Percayalah Pangeranku,, Aku akan mempelajari semuanya.. Karena aku yakin,, Bila aku ingin memiliki pangeran yang sehebat dan seshaleh dirimu Aku pun harus menjadi orang seperti itu
Karena Allah telah berjanji Bahwa Perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik Tunggulah aku Pangeranku Aku yakin bisa mengimbangimu Tunggu aku pangeranku Aku akan membantumu dalam perjuangan ini Perjuangan seorang mukmin sejati Karena aku pun memerlukan bantuanmu untuk mendampingiku Kita akan berjuang bersama pangeranku Karena di jalan inilah kita dipersatukan Di Jalan Dakwah yang mulia..
Allah telah berfirman dalam Al-Qur'an, bahwa perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik.. bagaimana kita mau mendapatkan pendamping seperti nabi Muhammad,kalau kita nggak bisa seperti siti khadijah, bagaimana mungkin kita mengharap ali, kalau kita nggak bisa seperti siti fatimah..
Sudah seperti apakah kita? sudah selayak apakah kita untuk mendapatkan seorang Ali, Abu bakar, Usman, Umar, apalagi Nabi Muhammad???