Senin, 24 Oktober 2011

Syukur

oleh Nur Amaliana pada 27 September 2011 jam 9:45


Seseorang hadir di hidupmu karena sebuah alasan..

Mereka datang menawarkan kebahagiaan dan juga kekecewaan.

Ada yang hanya sesaat, tetapi ada pula yang setia setiap saat.

Mereka datang silih berganti meninggalkan kisah yang kadang perih

Namun percayalah, akan ada seseorang yang datang dan menetap sepanjang masa di hidupmu

Allah sengaja membiarkanmu bertemu dengan beberapa orang yang salah, sebelum akhirnya mempertemukanmu dengan orang yang tepat, agar kamu bisa mensyukuri Karunia_Nya,,, >>*

dari HATI yang PENUH CINTA


•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh,…

Kepada :

Saudariku yang ku cintai karena Allah

Tanpa bermaksud menggurui aku menulis surat ini,…

Berharap sesak di dada akan segera berkurang jika

Surat ini telah sampai padamu,…

Sebagai saudari yang mengaku mencintaimu karena Allah

Aku punya kewajiban untuk menjagamu… ,menolongmu dan menasehatimu

Dan biar surat ini jadi ingatan untukku dan pula untukmu,..

Surat ini kutujukan kepada engkau saudariku….

Saudari yang saat ini telah memiliki azzam yang kuat untuk meninggalkan cinta semu pada laki – laki yang belum jelas akan menjadi suami mu atau tidak,….

Cinta yang pernah membuat mu buta,… galau,… bahkan tak mengenal dirimu…

Cinta yang membuat mu meneteskan air mata yang tak tertahankan,….

Membuat mu melamun dan mengganggu warasnya pikiranmu,….

Cinta yang membuat hatimu rapuh,..

Cinta yang hanya menyakitimu,…

Cinta yang menjadikan dirimu kehilangan cita – cita bahkan mungkin kehilangan harga diri,…..

Sekarang katakan,..Selamat tinggal pada cinta bodoh itu,…

Kini dirimu adalah mawar yang indah dengan duri – durinya,….

Duri – duri yang siap menusuk jika ada yang hendak memetik mu tanpa izin empunya…..

Saudariku,…..

Engkau telah menyadari cinta yang hadir padamu itu hanyalah sebuah cinta semu,…

Maka janganlah engkau biarkan cinta semu yang lain mengusikmu.,….

Engkau,...Saudariku,…

Pernah jatuh kedalam satu jurang jika bukan karena Allah mencintaimu …

mungkin engkau tak akan pernah menyadari bahwa dirimu

telah terjerembab dalam kemaksiatan yang nyata……

Engkau tau,… engkau bukan satu – satunya wanita korban laki – laki yang jahil itu,…

Begitu banyak saudari ku yang lain juga mengalami hal yang sama,..

Berjuta – juta dari mereka pernah berada dalam titik nadir sekalipun

Tapi mereka cerdas dan kini mereka sangat utama dalam perubahan…..

Ku ingin engkau pun seperti mereka…

Ketahuilah tak ada manusia tanpa cela,… karena kita bukan orang – orang yang ma’sum…

Tapi setiap cela yang pernah kita punya,. Kini tutupilah dengan perubahan indahnya ahlakmu,….

Namun jika engkau tetap seperti dahulu,… maka ku katakan…

Kerugian terbesar lah buat dirimu……

Jangan engkau naifkan,… Cinta yang suci dihatimu,…

Cinta yang suci itu hanya diperuntukkan buat cinta yang suci pula,..

Bukan pada laki – laki hidung belang yang hanya melelahkanmu,…

Jangan engkau berkata,.. “Aku tak bisa hidup tanpa dia kekasihku….”

Duhai saudariku,.. tidakkah engkau sadar bahwa engkau sedang menduakan Allah yang telah menghidupkan mu dan kelak mematikanmu…??

Siapa dia yang mampu membuatmu tak bisa hidup????????????

Bahkan engkau tau,… laki – laki yang engkau tangisi itu…

Yang dengan berani nya kau katakan tak bisa hidup tanpanya…..

Jika saja Allah mencabut nyawanya,… sedetik pun ia tak bisa menolak,….

Lantas bagaimana mungkin engkau tak bisa hidup tanpanya……??????????????

Aku mengerti jika engkau butuh waktu untuk memulihkan perasaanmu

yang sedang di mabuk cinta semu itu…..

Tapi ketahuilah,…engkau hanya membutuhkan waktu 1 bulan

untuk memperbaiki hatimu bahkan bisa kurang dari 1 bulan,….

Asal engkau punya niat dan tekad yang kuat,….

Niat berubah untuk mengharapkan ridho Allah,…

Karena jika tak ada niat dan tekad yang kuat,…

Bertahun – tahun pun engkau akan berada dalam jeratan yang sama…..

Semua menjadi sia –sia….

Saudariku,…

Jangan pula engkau katakan,… bahwa dialah cinta terakhirmu….

Saudariku,. Engkau kah yang berhak mengatur cinta pertama dan terakhir???

Bukan rasa cinta itu anugerah yang Indah dari Allah….

Dan cukup Allah lah saja yang tau siapa cinta terakhirmu……

Jangan dahului ketentuan Allah untukmu,….

Cukup saudariku,…

Telah cukup dosa yang kita perbuat,….

Jika bukan karena Allah menaruh kasihan pada kita,…

Dan jika saja tiap dosa yang kita buat itu memberikan bekas luka di tubuh kita,..

Maka sungguh saat ini,..tubuh ini akan berbau busuk karena dosa – dosa itu,…

Tapi sungguh Allah itu Maha Pemurah,…

Maha Penyayang,,….

Hingga kini diri kita mulus tanpa luka….

Duhai saudariku,.. ku sudahi dulu surat ku ini,..

Insya Allah surat ku yang lain akan kuberikan jika engkau telah benar – benar meninggalkan cinta semu itu….


RENUNGAN KISAH INSPIRATIF

•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Aku pernah berfikir, bahwa setiap manusia pasti ingin memiliki seorang kekasih. Kekasih yang akan terus bersamanya, sehidup semati, dalam suka maupun duka tak mau terpisahkan. Sekarang, aku memilih amal soleh sebagai kekasihku. Karena ternyata hanya amal soleh-lah yang akan terus menemaniku, bersamaku, bahkan menemaniku dalam kuburku, kemudian amal solehku pula lah yang menemaniku menghadap Allah kelak.


Aku pernah berfikir, setiap manusia pastilah punya goresan masalah dengan manusia lain, sehingga wajar jika manusia memiliki musuh masing-masing.

Kini aku memilih menjadikan setan sebagai musuh utamaku, sehingga aku lebih memilih melepaskan kebencian, dendam, rasa sakit hati, dan permusuhanku dengan manusia lain.


Aku pernah selalu kagum pada manusia yang cerdas, dan manusia yang berhasil dalam karier, atau kehidupan duniawinya. Sekarang aku mengganti kriteria kekagumanku ketika aku menyadari bahwa manusia hebat dimata Allah, adalah hanya manusia yang bertaqwa. Manusia yang sanggup taat kepada aturan Allah dalam menjalankan hidup dan kehidupannya.


Dulu aku akan marah dan merasa harga diriku dijatuhkan, ketika orang lain berlaku dzalim padaku, menggunjingkan aku, menyakiti aku dengan kalimat-kalimat sindiran yang disengaja untuk menyakitiku. Sekarang aku memilih umtuk bersyukur dan berterima kasih, ketika meyakini bahwa akan ada transfer pahala dr mereka untukku jika aku mampu bersabar. Dan aku memilih tidak lagi harus khawatir, karena harga diri manusia hanyalah akan jatuh dimata-Nya, ketika dia rela menggadaikan dirinya untuk mengikuti hasutan setan.


Dulu aku yakin, dengan hanya khatam Al Qur'an berkali-kali maka jiwaku akan tercerahkan.

Kini aku memilih untuk mengerti dan memaknai artinya dengan menggunakan akalku, dengan mengaktifkan qolbuku dan mengamalkannya dalam keseharianku, serta senantiasa untuk menyampaikanya. setelah itu aku lakukan maka pencerahan itu baru bisa aku dapatkan.


Ketika aku harus memilih. bantu aku Yaa Rabb, untuk selalu memilih yang benar dimata-Mu.

Pilihkan aku ya Rabb, pendamping yg mencintaiku karena-Mu, yg telah menjagaku dengan tidak bermaksiat denganku (pacaran) sebelum menikah. Dan aku memilih dia, dia-pun memilih aku karena-Mu.

Berdialog Dengan Cinta


•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Suatu waktu, aku bertemu dengan sesuatu yang sangat indah. Takjub. Begitulah suasana untuk menggambarkan diriku disaat itu.

Akupun bertanya,

“Siapa dirimu ?”

“Aku adalah Cinta”. Jawabnya dengan lembut dan mendayu. Lebih lembut dari melodi musik ketika Kenshin (Samurai X) meninggalkan kekasihnya Kaury.

“Lalu apa yang kamu lakukan disini ?” Selidikku.

“Aku akan menjerat dirimu, dengan perangkapku. Engkau tidak akan bisa melepaskannya walaupun dengan sekuat kamampuan yang engkau punya. Bahkan Semakin engkau mencoba untuk memberontak, akan semakin erat perangkapku menjeratmu”

“Lalu setelah itu, apa yang akan kamu lakukan ?”

“Aku akan mengurungmu dalam penjara kegelisahan. Di dalamnya engkau akan merasa ketakutan. Dan engkaupun tidak akan bisa keluar darinya. Walupun engkau berteriak dengan jeritan menyayat, tidak akan ada orang yang mendengarkanmu. Kalaupun ada, mereka tidak akan peduli padamu”

“Lalu ?”

“Akan ku cambuk tubuhmu dengan cambuk Penderitaan. Sehingga engkau akan merasakan sakit yang membuat tubuhmu tidak nyaman. Pasrah. Engkau hanya akan bisa merintih memelas, memohon belas kasihan. Ketika engkau ingin mengobatinya, maka tidak ada seorang tabibpun yang mampu membuat obat untuk luka-lukamu”

“Setelah itu?”

“Akan kusirami tubuhmu dengan air Kesengsaraan. Sehingga akan membuat perih sekujur tubuhmu, membuat ngilu tulang-tulangmu. Membuat desiran darahmu terasa berhenti. Sangat pedih. Engkau hanya akan bisa pasrah menerima perlakuan semua itu”

“Apa lagi yang akan kamu perbuat setelah itu ?”

“Setelah itu, aku akan menusuk kepalamu dengan jarum Kerinduan. Kemudian, akan ku peras ia dengan kegelisahan. Sehingga membuatnya menjadi tak beraturan. Menghilangkan kesadaranmu. Berfikir tak rasioanal, menghadirkan perasaan yang mengerikan, menjadikanmu tak nyaman disetiap tidurmu.”

“Aku bisa melakukan segalanya terhadapmu. Membutakan mata, menulikan telinga, menjadikanmu lumpuh, bahkan membuatmu tidak bisa bernapas sekalipun. Tapi cukuplah itu sebagai sedikit gambaran tentang apa yang akan aku perbuat terhadapmu”

“Lalu bagaimana caraku untuk menghindar dari ancamanmu itu ? Tidak adakah jalan untuk berdamai ?”

Pembicaraan hening sejenak.

Ada. Tapi jangan sekali-kali engkau khianati !”

“Benarkah. Apa itu?”

“Taruhlah aku di dalam wadah hatimu.
Kelola aku dengan manajemen kelembutan.
Pelihara aku dengan kesabaran.
Rawat diriku dengan keikhlasan.
Sirami aku dengan air mata ketulusan.
Jaga diriku dengan kesabaran dan ketaatan.

Sehingga Engkau akan merasakan kedamaian. Akupun akan merasa sempurna. Karena pada hakikatnya, kesempurnaanku terletak pada penghambaan diri, kepatuhan, dan ketaatan kepada yang dicintai, yaitu nilai kebenaran.”

“Akan aku lakukan. Tapi siapa sesungguhnya dirimu dan dari mana asalmu ?”

“Sesungguhnya aku ini di ciptakan oleh Sang Pencipta, Allah Ar-Rahman untuk berada dalam diri manusia. Celakalah bagi yang tidak menempatkanku pada rumahku. Dan beruntunglah bagi yang memanfaatkanku dalam jalan kebenaran”

Cinta menutup kata-katanya,

“Ingat, jangan pernah meremehkanku dan memperlakukanku dengan dengan tidak baik. Rawat aku. Dan sekali lagi, jangan mengkhianatiku!”


•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
*smoga termasuk manusia yang menempatkan Cinta, pada tempat yang seharusnya...aamiin*