Selasa, 26 Oktober 2010

Cukup 3B saja !!! ♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥

Di suatu siang nan terik, aku dan salah seorang saudaraku saling bercerita.Tentang mimpi, cita, dan cinta. Iseng-iseng aku tanyakan kepadanya tipe pasangan yang dia suka, karena sampai sekarang dia masih kukuh mempertahankan kesendiriannya. Dengan tersenyum simpul dia menjawab, “cukup 3B saja” :

#Baik#

“Aku ingin seseorang yang baik, yang bisa mengingatkanku dengan sabar ketika berbelok ke arah yang salah hingga aku perlahan meniti jalan yang lurus kembali. Aku ingin seseorang yang baik yang bisa menjadi sosok ayah yang dicintai putra-putrinya. Seseorang yang baik, yang bisa merubah tanah gersang menjadi telaga yang sejuk karena ketulusannya. Seseorang yang baik, yang membuat orang lain tersenyum karena keramahannya”.

#Berilmu#

“Tak pelu sederet gelar, untuk memancarkan aura pemikatnya, aku hanya ingin seorang yang berilmu, yang bisa mengatasi masalah dan tragedi pada segala situasi. Seseorang yang berilmu, yang tak hanya pandai dengan teori-teori yang dia kuasai, tetapi juga handal menerapkan ilmu kesederhanaan, kebijaksanaan, dan kemanusiaan. Seseorang yang berilmu, yang dengan ilmunya itu dia mendatangkan rejeki halal kepada keluarga nantinya. Seseorang yang berilmu yang dapat mengajari diriku yang penuh kebodohan dengan penuh keilkhasan. Walaupun dia bukan seorang pejabat atau pengusaha, aku akan selalu menghargainya karena dia berilmu dan senang hati membagikannya kepada sesama secara cuma-cuma”.

# Bisa mengajari aku tentang agama#

”Aku ingin seseorang yang bisa mengajariku agama, yang dapat membenarkan kesalahan tajwid yang aku baca. Aku ingin seseorang yang taat beragama, yang dengan kasih mengajarkan alif ba ta kepada anak-anakku nantinya. Aku ingin seseorang yang bisa mengajari aku tentang agama, walaupun dia bukan seorang ustadz atau kyai, tapi dia mau bersama memperbaiki diri, menjadi imam yang selalu mengingatkan ketika malas melanda diri”.



Aku memang bukan bunga yang terindah di taman

Mungkin hanyalah sebatang mawar kering yang hampir patah

Maka siramilah jiwaku dengan air ruhani, dan tegakkan aku kembali dalam ikatan suci

Aku memang bukanlah permata diantara mutiara

Mungkin hanyalah batu kusam yang tak berpijar

Maka poleslah aku dengan kasih dan keikhlasanmu

Aku memang bukanlah beringin yang kokoh di halaman

Mungkin hanyalah ilalang yang tumbuh serabutan

Maka jadikan aku ilalang yang terbaik, setidaknya menjadi lebih baik.

Hmm..tak ku kira, dibalik kesendiriannya tersimpan kesucian hati yang luar biasa. Awalnya aku kasihan dengan dirinya, yang tak kunjung mendapat jodoh, tapi sekarang malu diri ini jadinya. Terimakasih mbak..engkau telah memberitahu kepadaku bagaimana menjadi perempuan seharusnya.

Semoga suatu saat nanti aku bisa...hanya cukup 3B saja.^^



Tidak ada komentar:

Posting Komentar